Sabtu, 06 Desember 2014

Pemasaran dan Pasar



1.      Manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai manajemen permintaan karena Karena manajemen pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat dan karakter permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan organisasi. Karena itu manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai manajemen permintaan.

2.      Perbedaan kebutuhan dengan keinginan menurut inti pemasaran yaitu kebutuhan adalah hanya pemuas dasar sehingga sangat membutuhkan untuk proses kegiatan pemasaran. Pada dasarnya menjadi hak milik dan nilai untuk  mencukupi sarana-sarana yang digunakan kegiatan proses pemasaran. Sedangkan keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam tadi.

3.      Perbedaan pasa dengan pemasaran yaitu, pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli, atau lebih jelasnya, daerah, tempat, wilayah,area yang mengandung kekuatan permintaan dan penawaran yang saling bertemu dan membentuk harga. Pemasaran adalah proses perpindahan barang dan/atau jasa dari produsen kekonsumen atau semua kegiatan yang berhubungan dengan arus barang dan/atau jasa dari produsen ke konsumen.

4.      Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam memenuhi target pasarnya.

4 variabel bauran pemasaran
Bauran pemasaran memiliki empat variabel yang dikenal dengan istilah “4 P” (product, price, promotion, and place) yang saling berkaitan satu sama lain.
a)      Produk (product)
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk diperhatikan, diperoleh digunakan atau dikonsumsi sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

b)      Harga (price)
Harga merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk mendapatkan suatu produk. Harga diukur dengan nilai yang dirasakan dari produk yang ditawarkan jika tidak maka konsumen akan membeli produk lain dengan kualitas yang sama dari penjualan saingannya.

c)      Tempat (place)
Tempat termasuk aktivitas perusahaan untuk membuat produk tersedia bagi konsumen sasaran. Keputusan mengenai tempat sangat penting agar konsumen dapat memperoleh produk yang dibutuhkan tepat pada saat dibutuhkan.

d)     Promosi (promotion)
Promosi adalah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan manfaat dari produk atau jasa dan meyakinkan konsumen sasaran tentang produk yang mereka hasilkan.

Sumber



Selasa, 02 Desember 2014

Akuntansi

1.      Akuntansi adalah bidang pengetahuan yang kini sedang pesat diaspek pendidikan, terutama perkuliahan. Banyak universitas yang membuka jurusan ini, termasuk universitas yang kini tengah saya tempati, universitas gunadarma. Saya memilih jurusan akuntansi karena ini lah tujuan saya. Saya memilih akuntansi karena keinginan saya dan juga cita-cita saya yang ingin menjadi seorang akuntan. Akuntansi tidak hanya menjadikan kita untuk menjadi seorang karyawan biasa diperusahaan atau kantor-kantor pemerintahan, mempelajari akuntansi membuat kita bisa memperkirakan dan mengontrol keuangan baik untuk diri kita sendiri atau pihak lain. Mengaudit dan menganggar seberapa besar pengeluaran yang dikeluarkan dan akan dikeluarkan nantinya. Jika kita berniat untuk mempelajari sesuatu, pasti ada manfaat besar dibaliknya.

2.      Jenis-jenis bidang akuntansi yaitu :
·         Akuntan publik ( publik accountant ) adalah akuntan yang menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas/independen terhadap laporan keuangan perusahaan atau organisasi lain,serta memberikan jasa kepada pihak-pihak yang memerlukan. Contoh : auditing, tax servise, management

·         Akuntansi keuangan merupakan bidang akuntansi terutama yang berkaitan dengan pencatatan dan pelaporan keuangan perusahaan yang ditujukan terutama kepada pihak-pihak eksternal perusahaan seperti investor, kreditor, lembaga pemerintah, pelanggan, pemasok dan masyarakat. Contoh : akuntan publik, akuntan intern

·         Perpajakan merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan penghitungan, pencatatan dan pelaporan pajak-pajak yang menjadi kewajiban perusahaan untuk dibayarkan kepada pemerintah berdasarkan undang-undang perpajakan yang berlaku.contoh : peagawai pajak, karyawan bagian pajak

·         Akuntansi pendidikan adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan akuntansi dalam rangka menyebarkan ilmu akuntansi. Contoh : dosen, guru smk

·         Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan anggara perusahaan dan kemudian membandingkannya dengan realisasinya agar dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi.

3.      Laporan keuangan adalah laporan periodik yang disusun menurut prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum tentang status keuangan dari individu, sosiasi atau organisasi bisnis yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan kuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan

Syarat laporan keuangan laporan yang baik harus memenuhi kriterua sebagai berikut :
a)      Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus ada hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.

b)      Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah difahami oleh para pemakainya.

c)      Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansidan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain.

d)     Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.

e)      Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya .

f)       Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.

g)      Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.

Sumber :


Rabu, 26 November 2014

Kewiraswastaan, Wiraswasta dan Wiraswastawan

  1. Kewiraswastaan adalah suatu profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal dengan seni yang hanya dapat diperoleh dari suatu rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik.

Wiraswasta adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan darinya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan kesuksesan.

Kewiraswastawan adalah semangat, perilaku dan kemampuan untuk memberikan tanggapan yang positif terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri sendiri atau pelayanan yang baik pada masyarakat, dengan selalu mencari pelanggan lebih banyak dan melayani pelanggan lebih baik, serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih bermanfaat dan menerapkan cara kerja yang lebih efisien, melalui keberanian mengambil resiko, kreatifitas dan inovasi serta kemampuan manajemen.

  1. Perusahaan kecil
  1. Umumnya dikelola pemilik
Biasanya yang memiliki perusahaan ini adalah seorang yang juga mengelola langsung kegiatan operasional perusahaan tersebut

  1. Struktur organisasi sederhana
Dari pemilik (owner) hingga karyawan paling bawahnya hanya berjarak pendek

  1. Pemilik mengenal karyawan
Karena struktur organisasinya yang sederhana, sehingga memudahkan pemilik mengenal karyawan yang ia pekerjakan

  1. Presentase kegagalan perusahaan tinggi
Jika terjadi kegagalan, semua kerugian ditanggung oleh pemilik

  1. Kekurangan manajer yang ahli
Karena terbatasnya karyawan, sehingga sulit bagi perusahaan kecil mempunyai manajer yang mempunyai ahli dibidangnya

  1. Modal jangka panjang sulit diperoleh
Kreditor maupun bank kurang tertarik dengan pemberian dana pada perusahaan kecil karena tingkat risiko kegagalan yang tinggi

Perusahaan besar
  1. Dikelola bukan oleh pemilik
Perusahaan besar dikelola oleh beberapa divisi dengan beberapa pemegang saham yang mempunyai wewenang dan kebijakan didalam operasional perusahaan tersebut

  1. Struktur organisasi kompleks
Karena bentuk perusahaan nya yang besar, dibuat struktur organisasi yang teratur dan kompleks yang mempunyai tugas nya masing-masing

  1. Pemilik mengenal sedikit karyawan
Bentuk organisasi yang terlalu kompleks, sehingga tidak banyak pemillik yang mengenal dari karyawannya. Hanya karyawan tertentu yang mempunyai peran besar diperusahaan tersebut.

  1. Presentasi kegagalan rendah
Saham yang dimiliki oleh setiap owner sehingga membuat kerugian yang didapatkan tidak begitu besar

  1. Banyak ahli manajemen
Karena dengan adanya bebarapa divisi disetiap bagian, memungkinkan adanya ahli manajer yang bisa mengatur dan mengelola divisi tersebut

  1. Modal jangka panjang relatif mudah diperoleh
Bank dan para kreditor mudah memberikan kepercayaan pada perusahaan besar karena risiko yang mereka dapat dari meminjamkan dana tersebut sangat kecil

Contoh perusahaan besar :
    • PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
  • PT. Gudang Garam Tbk
  • PT Semen Gresik (Persero) Tbk

Contoh perusahaan kecil :
  • Usaha Rumahan Pulsa Elektrik
  • Toko sembako grosir
  • Usaha makanan ringan


  1. Contoh franchise lokal :
  • Es Teller 77
  • Ayam Bakar Mbok Berek
  • Rumah Makan Wong Solo
  • Mie Tek Tek
  • Isabento
  • J.Co
  • Ayam goreng Ny Tanzil
  • Bebek Goreng Slamet


Contoh franchise asing
  • Pizza hut
  • KFC
  • Mc. Donald
  • Baskins
  • Dunkin Donuts
  • Coca Cola
  • AW
  • Round Table Pizza



  1. Keuntungan suatu franchise
  • Resiko Kegagalan Lebih Kecil
  • Memperoleh Berbagai Bantuan Bisnis
  • Kekuatan Daya Beli
  • Popularitas Merek
  • Bisnis bisa cepat dibuka

Kerugian suatu franchise
  • Terkurung Dalam Konsep Franchisor
  • Biaya yang Mahal
  • Memiliki Potensi Konflik
  • Taruhan Reputasi Bersama
  • Membayar royalty fee


Sumber :








Rabu, 12 November 2014

Perusahaan dan Lembaga Keuangan

  1. Perusahaan adalah unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Contoh perusahaan yaitu :
  1. Perusahaan perseorangan
  2. Firma
  3. Perseroan komanditer/CV
  4. Perseroan terbatas /PT
Lingkungan perusahaan adalah keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Contoh lingkungan perusahaan yatu :
  1. Lingkungan fisik, energi, dan konservasi
  2. Lingkunga perekonomian dan perpajakan
  3. Lingkungan hukum
  4. Lingkungan internasional
  5. Lingkungan sosial

  1. Perusahaan biasanya bersifat komersil, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya sedangkan Lembaga sosial lebih bersifat sukarela, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolong dan membantu tanpa mencari keuntungan. Biasanya lembaga sosial menawarkan jasa. Contoh lembaga sosial yaitu :
  1. PUSKESMAS
  2. KUA
  3. POSYANDU
  4. Partai
  5. Pondok Pesantren

  1. Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan fisik/parik dipengaruhi oleh faktor ekonomi (untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya) sedangkan tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Contohnya :
  1. PT Daelim Indonesia ( kawasan industri cikarang )
  2. PT Bintan Inti Industrial Estate ( kawasan industri pulau gadung ).

  1. Lingkungan eksternal mikro adalah lingkungan eksternal yang mempunyai unsur-unsur yangberpengaruh langsung dalam dunia usaha, sedangkan lingkungan eksternal makro adalah faktor-faktor teknologi, akonomi, politik, sosial dan dimensi internasional sebagai kekuatan-kekuatan yang berada diluar jangkauan perusahaan dan biasanya terlepas dari situasi operasional perusahaan.

Lingkungan eksternal mikro yaitu :
  1. Pelanggan
Pelanggan membeli produk barang dan jasa. Perusahaan tidak dapt hidup tanpa dukungan pelanggan.
  1. Pesaing
Pesaing adalah perusahaan di dalam industri yang sama dan menjual produk atau jasa kepada pelenggan. Seringkali perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan usaha tergantung pada apakah perusahaan melakukan pelayanan yang lebih baik dari pada pesaing lain.
  1. Pemasok
Pemasok adalah perusahaan yang menyedikan bahan baku, tenaga kerja, keuangan dan sumber informasi kepada perusahaan lain.
  1. Perwakilan-perwakilan pemerintah
Hubungan organisasi dengan perwakilan-perwakilan pemarintah berkembang semakin kompleks. Peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh perwakilan pemerintah harus ditaati.
  1. Lembaga keuangan
Lembaga keuangan sangat dibutuhkan perusahaan untuk menjaga dan memperluas kegiatan-kegiatan seperti pendanaan untuk mambangun fasilitas baru dan mambeli peralatan baru, serta pembelanjaan oprasi-oprasinya.
Lingkungan eksternal makro terdiri dari:
  1. Ekonomi
Dalam keadaan perekonomian yang lesu, daya beli masyarakat yang menurun, lembuat pertumbuhan usaha menjadi sulit.
  1. Teknologi
Perubahan dalam teknologi dapat membantu perusahaan menyediakan produk yang lebih baik atau menghasilakn produknya dengan lebih efisien. contohnya perusahaan foticopy pada awalnya memberi ancaman pada perusahaan kertasa karbon.
  1. Politik hukum
Komponen politik atau hukum adalah undang-undang, peraturan, dan keputusan pemerintah yang mengatur perilaku usaha. contohnya yakni perlakuan yang adil dalam pembayaran gaji harus sesuai dengan upah minimum yang ditetapkan pemerintah.
  1. Sosial budaya
Komponen sosial budaya merujuk pada karakteristik demografi serta perilaku, sikap, dan norma-norma umum dari penduduk dalam suatu masyarakt tertentu.

Sumber :



Selasa, 04 November 2014

Bentuk-Bentuk Usaha

Nama Anggota Kelompok      :
Ø  Erna Mia Audina (23214633)
Ø  Doni Saor Roha Purba (23214244)
Ø  Nur Aisyah (28214132)
Ø  Kokom Khomaria (25214905)
Ø  Ulfa Dwi Oktaviani (2A214920)

Kelas   : 1EB13

1.      Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memillih bentuk usaha yang akan didirikan
A.    Jenis usaha yang dijalankan (perdagangan industri dan lain-lain)
Yang dimaksud yaitu, kita harus mempunyai tujuan terlebih dahulu sebelum membentuk usaha sendiri. Apakah itu bentuk usaha yang mencari keuntungan atau tidak.
B.     Ruang lingkup usaha
Seberapa luas ruang lingkup usaha yang akan didirikan itu tergantung kepada usaha dan kemampuan kita dalam mengolah perusahaan itu sendiri.
C.     Pihak pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha
Siapa saja yang akan mengolah dan mengatur setiap bidang-bidang dalam perusahaan tersebut.
D.    Besarnya risiko kepemilikannya
Tergantung bentuk usaha yang kita dirikan apakah itu perseroan atau perseorangan.
E.     Besarnya investasi yang ditanamkan
Investasi yang besar cenderung lebih digunakan untuk badan usaha yang lebih besar seperti PT (Perseroan Terbatas). Karena PT (Perseroan Terbatas) lebih banyak diminati pada zaman sekarang dan dana sumbangan perekonomiannya lebih besar.

2.      Orang cenderung merubah bentuk perusahaan perseorangan kebentuk perusahaan perseroan terbatas karena perseroan terbatas adalah suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak serta kewajiban para pendiri maupun pemilik serta tujuan persero yaitu mencari keuntungan mekasimum dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang ada secara efisien. Selain itu, berbeda dengan bentuk usaha lainnya, perseroan terbatas mempunyai kelangsungan hidup yang panjang karena perseroan ini akan tetap berjalan meskipun pendiri atau pemiliknya meninggal dunia.

3.      Bentuk usaha koperasi cocok dengan bentuk usaha rakyat indonesia karena di Indonesia koperasi telah tercantum di UU No. 25 Tahun 1992, “koperasi adalah suatu badan usaha yangberanggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.” Selain itu, koperasi mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur dan berlandaskan pancasila dan UUD 1945 dengan kata lain koperasi tidak mementingkan suatu keuntungan. Oleh karena itu, masyarakat di Indonesia lebih memilih bentuk usaha koperasi untuk kepentingan bersama. Koperasi banyak didirikan pada perusahaan milik negara.

4.      Bentuk-bentuk usaha yang cocok untuk zaman sekarang, yaitu :
A.    Counter Pulsa
Meningkatnya pengguna telepon seluler di masyarakat merupakan peluang usaha yang menguntungkan bagi yang tertarik berjualan pulsa. Dengan membuka counter pulsa, Anda yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dapat menjalankan usaha rumahan ini tanpa meninggalkan kewajiban Anda. Pada awal usaha, Anda dapat menjadikan teman atau tetangga dilingkungan sekitar Anda sebagai pelanggan.

B.     Pedagang Kulakan/reseller
Pedagang kulakan adalah pedagang yang membeli barang dari orang lain dan kemudian menjualnya kembali. Jenis usaha sampingan ini merupakan jenis usaha yang cocok bagi pemula. Karena resiko dari usaha rumahan ini sangatlah kecil. Jenis barang kulakan yang dijual kembali pun bermacam-macam antara lain : kerudung, aksesoris, sepatu, tupperware, oriflame, sophie martin dan lain-lain.

C.     Memproduksi Kue
Banyak wanita dan ibu rumah tangga mempunyai keahlian memasak namun tidak dibisniskan. Jika Anda mempunyai keahlian memasak, tidak ada salahnya jika Anda membuat kue dan kemudian dijual. Untuk tahap awal, Anda tidak perlu memproduksinya dalam jumlah besar. Anda bisa memproduksi dalam jumlah kecil dan kemudian meminta teman atau saudara untuk mencobanya. Apabila tertarik, jangan lupa meminta mereka untuk memesannya kepada Anda.

D.    Cafe Gaul Life Music
Memanfaatkan kebiasaan manusia sebagai mahluk sosial yang suka berkumpul bersama teman-temannya. Mereka pasti membutuhkan tempat dan wadah yang bisa membuat mereka nyaman berkumpul bersama. Nah, cafe adalah salah satu tempat yang sangat cocok untuk berkumpul bersama. Peluang usaha ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik munkgin oleh para pebisnis yang mengerti cara mengelola sebuah cafe gaul.

E.     Game Online
Banyak anak muda yang suka bermain game online bersama teman-temannya. Ini menjadi salah satu tempat hiburan anak muda jaman sekarang yang sangat booming di daerah perkotaan, misalnya Jakarta. Yang membuat game online semakin menarik adalah para pemain bisa berinteraksi dengan pemain lain dimanapun mereka berada. Peluang usaha ini tentunya sangat layak untuk dimanfaatkan. Namun, perlu kita ketahui bahwa modal untuk membangun usaha game online ini cukup besar.

F.      Membuat Kedai Kopi
Kopi merupakan salah satu minuman yang sangat populer sejak dahulu hingga saat ini. Bukan hanya orang tua saja yang suka kopi, anak mudah juga suka kopi. Ini bisa dijadikan sebuah peluang bisnis yang sangat berpotensi karena bisa dikombinasikan dengan minuman dan makanan lain untuk melengkapi kedai kopi tersebut. 

G.    Bisnis Waralaba
Bisnis yang satu ini sangat cocok untuk mereka yang punya modal tapi tidak mengerti cara memulai bisnis. Bisnis waralaba memungkinkan kita untuk punya sebuah bisnis yang mapan karena kita membeli hak pakai nama merk dagang lain yang sudah terkenal. Biasanya pemilik waralaba bersedia menyediakan training dan juga peralatan yang dibutuhkan untuk membuka sebuah usaha waralaba.

Sumber :
Modul Pengantar Bisnis




Kamis, 23 Oktober 2014

Sistem-Sistem Ekonomi Serta Pandangan Mengenai Bisnis

  1. Sistem Ekonomi
A.    Sistem ekonomi Merkantilisme
Sistem ekonomi Merkantilisme adalah suatu sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan untuk memperbanyak aset dan modal yang dimiliki suatu negara. Merkantilisme tertuang dalan peraturan negara yang berbentuk proteksionime dan politik kolonial demi neraca perdagangan yang menguntungkan. Pemerintah negara mendukung ekspor dengan insentif dan menghadang import dengan tarif.

B.     Sistem Ekonomi Kapitalisme
Sistem ekonomi kapitalisme adalah sistem ekonomi yang berorientasi pada cara-cara produksi secara individu, atau dimiliki oleh individu, dimana distribusi penentu harga dan jasa-jasa pelayanan di dalamnya ditentukan oleh pasar bebas. Pandangan hidup masyarakat barat pada umumnya adalah rasionalistik, materealistik dan liberalistik. Kapitalisme sebagai suatu sistema ekonomi yang berkaitan erat dengan pandangan hidup rasionalisme, materialisme, individualisme dan liberalisme.

C.     Sistem Ekonomi Komunisme
Sistem ekonomi komunisme adalah satu sistem perekonomian dimana peranan pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber kegiatan ekonomi. setiap orang tidak berhak memiliki kekayaan peribadi sehinggalah nasib mereka ditentukan oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan dan persamaan ekonomi . namaum tujuan sistem ekonomi komunisme ni belum lagi menunjukan sebarang kejayaan ketahap yang lebih maju, banyak negara telah meninggal amalan ekonomi ini.

D.    Sistem Ekonomi Sosialisme
Sistem Ekonomi Sosialisme dalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya.

E.     Sistem Ekonomi Fasisme
Sistem ekonomi fasisme adalah kebijakan-kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintahan fasis. Fasisme adalah sistem ekonomi yang sering dikaitkan dengan jerman dimasa kekuasaan hitler, italia dimasa kekuasaan Mussolini dan pemerintahan militer jepang, sebelum berakhirnya perang dunia yang silam. Dewasa ini, pemerintahan fasis masi ada. Sistem ekonomi ini cenderung dikaitkan dengan kekuasaan politik yang kekuasaannya dipusatkan pada kediktatoran, atau setidak-tidaknya pada kediktatoran partai. Industri besar mendukung berbagai tujuan negara.

F.      Sistem Ekonomi Demokrasi
Sistem ekonomi demokrasi berarti bahwa kegiatan ekonomi dilakukan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pengawasan pemerintah hasil pemilihan rakyat. Dalam pembangunan ekonomi masyarakat berperan aktif, sementara pemerintah berkewajiban memberikan arahan dan bimbingan serta menciptakan iklim yang sehat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu ciri positif demokrasi ekonomi adalah potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum

  1. Perbedaan Bisnis Yang Mengejar Keuntungan Dan Yang Tidak Mengejar Keuntungan
Menurut saya, perbedaan bisnis yang mengejar keuntungan dan tidak adalah berasal dari tujuan didirikannya perusahaan. Banyak sekali perusahaan di Indonesia yang mengejar keuntungan seperti Firma, CV dan lain-lain. Mereka mengejar keuntungan guna untuk kesejahteraan perusahaan tersebut. Biasanya perusahaan yang mengejar keuntungan berorientasi terhadap modal dan selalu punya strategik pemasaran yang luas.
Sedangkan perusahaan yang tidak mengejar keuntungan seperti Koperasi, hanya menjalankan perusahaan semata-mata hanya untuk mensejahterakan anggota masing-masing atau untuk kegiataan sosial. Kegiatan bisnis yang mengejar keuntungan biasanya mempunyai visi untuk meningkatkan laba sebesar-besarnya.
Bisnis yang mengejar keuntungan biasanya lebih mementingkan pemasaran dimata publik guna membuat publik atau masyarakat mengenal produk yang ia hasilkan dan agar setiap masyarakat mau menggunakan jasa mereka. Sedangkan yang bersifat nonlaba atatu tidak mencari keuntungan hanya melakukan kegiatan bisnis untuk menjadikan masyarakat yang berperilaku ekonomis yang baik dan tidak serakah.

  1. Pandangan masyarakat sekarang dengan masyarakat zaman dahulu tentang profesi bisnis.
Pada zaman dahulu, orang tua memandang sebelah mata terhadap pekerjaan bisnis. Bisnis tidak dianggap sebagai profesi. Orang terpandang, kaum intelektual, ahli agama menutup minatnya terhadap bisnis. Kebanyakan dari mereka menganggap bisnis adalah pekerjaan yang hanya ingin mencari keuntungan dan merugikan orang lain. Namun sekarang persepsi demikian telah berlalu, masyarakat tidak memandang rendah lagi, bisnis sudah terangkat menjadi profesi elit. Bisnis sudah menjadi pekerjaan yang diincar dan di gunkan disetiap aspek kehidupan bermasyarakat.
Di zaman yang modern ini, bisnis sudah menjadi dambaan anak muda. Banyak juga orang yang beralih profesi ke profesi bisnis. Ada yang pindah jalur ke profesi bisnis sebagai pekerjaan utama adapula yang sambilan.  Memang  profesi  bisnis  sangat memberikan kepuasan lahir dan batin kepada yang melaksanakannya. Profesi ini harus ditekuni, dipelajari dan dikembangkan. Masih terbuka luas lapangan kerja, masih banyak komoditi dan kegiatan bisnis yang menantang.