- Kewiraswastaan adalah suatu profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal dengan seni yang hanya dapat diperoleh dari suatu rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik.
Wiraswasta
adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai
kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang
dibutuhkan guna mengambil keuntungan darinya serta mengambil tindakan
yang tepat, guna memastikan kesuksesan.
Kewiraswastawan
adalah semangat, perilaku dan kemampuan untuk memberikan tanggapan
yang positif terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri
sendiri atau pelayanan yang baik pada masyarakat, dengan selalu
mencari pelanggan lebih banyak dan melayani pelanggan lebih baik,
serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih bermanfaat dan
menerapkan cara kerja yang lebih efisien, melalui keberanian
mengambil resiko, kreatifitas dan inovasi serta kemampuan manajemen.
- Perusahaan kecil
- Umumnya dikelola pemilik
Biasanya
yang memiliki perusahaan ini adalah seorang yang juga mengelola
langsung kegiatan operasional perusahaan tersebut
- Struktur organisasi sederhana
Dari
pemilik (owner) hingga karyawan paling bawahnya hanya berjarak pendek
- Pemilik mengenal karyawan
Karena
struktur organisasinya yang sederhana, sehingga memudahkan pemilik
mengenal karyawan yang ia pekerjakan
- Presentase kegagalan perusahaan tinggi
Jika
terjadi kegagalan, semua kerugian ditanggung oleh pemilik
- Kekurangan manajer yang ahli
Karena
terbatasnya karyawan, sehingga sulit bagi perusahaan kecil mempunyai
manajer yang mempunyai ahli dibidangnya
- Modal jangka panjang sulit diperoleh
Kreditor
maupun bank kurang tertarik dengan pemberian dana pada perusahaan
kecil karena tingkat risiko kegagalan yang tinggi
Perusahaan
besar
- Dikelola bukan oleh pemilik
Perusahaan
besar dikelola oleh beberapa divisi dengan beberapa pemegang saham
yang mempunyai wewenang dan kebijakan didalam operasional perusahaan
tersebut
- Struktur organisasi kompleks
Karena
bentuk perusahaan nya yang besar, dibuat struktur organisasi yang
teratur dan kompleks yang mempunyai tugas nya masing-masing
- Pemilik mengenal sedikit karyawan
Bentuk
organisasi yang terlalu kompleks, sehingga tidak banyak pemillik yang
mengenal dari karyawannya. Hanya karyawan tertentu yang mempunyai
peran besar diperusahaan tersebut.
- Presentasi kegagalan rendah
Saham
yang dimiliki oleh setiap owner sehingga membuat kerugian yang
didapatkan tidak begitu besar
- Banyak ahli manajemen
Karena
dengan adanya bebarapa divisi disetiap bagian, memungkinkan adanya
ahli manajer yang bisa mengatur dan mengelola divisi tersebut
- Modal jangka panjang relatif mudah diperoleh
Bank
dan para kreditor mudah memberikan kepercayaan pada perusahaan besar
karena risiko yang mereka dapat dari meminjamkan dana tersebut sangat
kecil
Contoh perusahaan besar :
- PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
- PT. Gudang Garam Tbk
- PT Semen Gresik (Persero) Tbk
Contoh perusahaan kecil :
- Usaha Rumahan Pulsa Elektrik
- Toko sembako grosir
- Usaha makanan ringan
- Contoh franchise lokal :
- Es Teller 77
- Ayam Bakar Mbok Berek
- Rumah Makan Wong Solo
- Mie Tek Tek
- Isabento
- J.Co
- Ayam goreng Ny Tanzil
- Bebek Goreng Slamet
Contoh franchise asing
- Pizza hut
- KFC
- Mc. Donald
- Baskins
- Dunkin Donuts
- Coca Cola
- AW
- Round Table Pizza
- Keuntungan suatu franchise
- Resiko Kegagalan Lebih Kecil
- Memperoleh Berbagai Bantuan Bisnis
- Kekuatan Daya Beli
- Popularitas Merek
- Bisnis bisa cepat dibuka
Kerugian suatu franchise
- Terkurung Dalam Konsep Franchisor
- Biaya yang Mahal
- Memiliki Potensi Konflik
- Taruhan Reputasi Bersama
- Membayar royalty fee
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar