Sabtu, 07 November 2015

Tahukah Engkau??? : All About Mandarin

Cara Orang Tionghoa Menyapa

                Bila seorang Tionghoa bertemu dengan orang yang dikenalnya, seringkali mereka akan bertanya, “ke mana kamu?”, atau “kau pergi kemana dan untuk apa?” kalau kebetulan pada waktu sekitar jam makan, mereka akan saling bertanya juga, “sudah makan?” dan lain-lain. Inilah cara yang paling umum untuk menyampaikan sikap bersahabat dalam menyapa. Kini, kian hari kian banyak orang yang memakai cara seperti, “apa kabar?” untuk menyapa. Dan sudah biasa juga jika kata “hai” digunakan dikalangan anak-anak muda.

Nama Orang Tionghoa

                Nama marga keluarga orang Tionghoa ditempatkan didepan, lalu diikuti nama sendiri. Marga orang Tionghoa ada yang sederhana, terdiri dari satu kata. Ada juga yang terdiri dari dua atau lebih dari dua kata. Marga seperti ini disebut marga majemuk. Zhang, Wang, Li, Zhao, Liu adalah marga sederhana yang paling umum. Zhuge, Ouyang, Situ adalah marga majemuk yang paling umum. Nama orang Tionghoa juga punya tradisi dan ciri yang khas. Biasanya nama itu terdri dari satu atau dua kata. Nama orang Tionghoa umumnya punya arti tertentu. Nama kaum pria biasanya memakai kata-kata yang mengandung makna gagah berani. Sedangkan nama kaum wanita cenderung menggunakan kata-kata yang mengandung arti cantik dan lembut.

Olimpiade Beijing 2008

                Pada 8 agustus 2008, pesta olimpiade ke-29 diadakan di Beijing. Beijing adalah ibukota Tiongkok. Beijing adalah kota metropolitan yang merupakan gabungan antara gaya klasik dan gaya modern. Untuk menyelenggarakan Olimpiade, banyak bangunan olahraga baru yang modern didirikan, misalnya Stadium Sarang Burung, Stadium Kubik Air dan lain-lain. Rakyat Tiongkok menyambut Pesta Olimpiade dengan rasa senang hati, dan mereka juga menyambut atlet dan turis dari luar negeri.
                Maskot Pesta Olimpiade Beijing terdir dari lima “Fuwa” (maskot) yang sangat lucu, nama mereka masing-masing adalah “Beibei”, “Jingjing”, “Huanhuan”, “Yingying”, “Nini”. Nama-nama itu apabila digabungkan akan menjadi “Beijing huanying ni” (beijing menyambut anada).

Kehidupan Murid Sekolah Menengah Di Tiongkok

                Para pelajar SMA di Indonesia umumnya mulai masuk kelas pada jam tujuh pagi. Dalam satu hari 20 jam pelajaran dan setiap jam pelajaran terdiri dari 45 menit, biasanya satu mata pelajaran terdiri dari dua jam pelajaran. Diantara dua jam pelajarana itu tidak ada waktu untuk beristirahat. Sedangkan para pelajar SMA di Tiongkok mulai masuk kelas pada jam delapan pagi. Pada pagi hari ada empat mata pelajaran, dan sore dua jam pelajaran. Antara jam pelajaran tetap ada 10 menit untuk istirahat. Mata-mata pelajaran dalam sehari dapat bermacam-macam, antara lain, bahasa Tionghoa, matematika, bahasa asing, ilmu fisika, kimia, dan sejarah. Setelah jam pelajaran selesai, para pelajar dapat berolah raga seperti bermain sepak bola, berenang, lari, dapat juga mengikuti kegiatan kelompok melukis atau musik.

Seni Budaya Rakyat Tiogkok Dan Indonesia

                Di Tiongkok ada 56 suku bangsa. Suku bangsa mayoritas adalah suku Han. Setiap suku bangsa memiliki adat-istiadatnya sendiri. Aneka ragam bentuk seni rakyat berciri khas lokal diciptakan sebagai hasil karya mereka.
                Indonesia memiliki lebih dari 400 suku bangsa dan tiap suku bangsa memiliki adat-istiadat dan kebudayaannya sendiri. Selain tarian yang energik dan bersemangat, yang digemari rakyat lain adalah wayang dan ukiran  kayu. Di samping itu, lagu rakyat yang terkenal di Indonesia  pada tahun 1950, Ayo Mama  dan Singsingso pada tahun 1960an sempat sangat populer di Tiongkok.

Kalender Imlek Dan Hari Raya Tradisional Tionghoa

                Kalender Imlek Tionghoa sudah dipergunakan sejak zaman Dinasti Xia dan telah melalui sejarah panjang selama ribuan tahun. Sekarang pun masih digunakan disamping kalender masehi. Menurut perhitungan penanggalan Imlek ada beberapa hari raya tradisional Tionghoa yang sangat penting.
                Tinggal 1 Zhengyue (bulan pertama pertama) adalah Chunjie, hari ini merupakan tahun baru Tiongkok, dan juga merupakan hari raya tradisional Tionghoa yang paling kuno dan penting. Biasanya sebelum tahun baru Imlek setiap keluarga melakukan pembersihan rumah besar-besaran, menempelkan sajak dan lambang tahun baru Imlek, membeli dan membuat bermacam-macam makanan yang enak dan lezat. Malam sebelum tahun baru Imlek dinamakan Chuxi. Seluruh anggota keluarga berkumpul dan makan malam bersama untuk menutup tahun.
                Tanggal 5 bulan kelima Imlek disebut Duanwu (Hari Raya Pecun). Konon hari itu dirayakan untuk memperingati seorang penyair kuno ternama Qu Yuan. Hari ini dirayakan dengan membuat bacang dan menyelenggarakan lomba perahu naga.

                Tanggal 15 bulan Imlek adalah hari Zhongqiu atau Tiongciu (Hari Raya Pertengahan Musim Gugur), pada hari ini bulan kelihatan bundar dan semua anggota keluarga berkumpul , menikmati kue bulan (Tiongciupia) sambil menikmati keindahan bulan untuk merayakan panen raya dan reuni keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar