Jumat, 08 Januari 2016

Catatan Kuliah : Modal Kerja



Modal kerja adalah investasi didalam harta jangka pendek atau investasi dalam harta lancar (current assets)

3 konsep modal kerja
1.       Konsep kualitatif (net working capital)
Modal kerja adalah selisih antara harta lancar dengan hutang lancar
2.       Konsep kuantitatif (gross working capital)
Modal kerja adalah penggambaran keseluruhan aktiva lancar, dengan aktiva lancar sekali berputar dan dapat kembali ke bentuk semula
3.      Konsep fungsi dana
Modal kerja yaitu menitikberatkan kepada fungsi daripada dana di dalam menghasilkan pendapatan/income dari usaha pokok perusahaan

Contoh  :
Aktiva
Kas
18.000.000
Saham
50.000.000
Obligasi
28.000.000
Piutang dagang
54.000.000
Persediaan barang
125.000.000
Tanah
200.000.000
Gedung
500.000.000
Mesin
150.000.000
Kendaraan
125.000.000
Keterangan : penyusutan 15%, penjualan secara kredit dengan profit margin sebesar 43%

Dari data diatas maka dapat diketahui :

Working Capital
Kas
18.000.000
Piutang dagang
(100%-43%)×54.000.000
30.780.000
Persediaan barang
125.000.000
Penyusutan gedung
15%×500.000.000
75.000.000
Penyusutan mesin
15%×150.000.000
22.500.000
Penyusutan kendaraan
15%×125.000.000
20.250.000
Jumlah
291.530.000

Potensial working capital
Saham
50.000.000
Obligasi
28.000.000
Profit margin
43%×54.000.000
23.220.000
Jumlah
101.220.000

Non working capital
Tanah
200.000.000
Gedung
500.000.000
Mesin
150.000.000
Kendaraan
125.000.000
Jumlah
985.000.000

Kebijakan modal kerja
a)     Konservatif
Pemenuhan modal kerja yang lebih banyak menggunakan sumber dana jangka panjang dibandingkan sumber dana jangka pendek. (safety player/penghindar risiko/risk avoider)
b)     Hedging
Pemenuhan modal kerja dengan dana yang jangka waktunya kurang lebih sama dengan perputaran aktiva lancarnya
c)      Agresif
Pemenuhan modal kerja dengan sumber dana jangka pendek. Pada pendektan ini perusahaan berani menanggung risiko yang cukup besar

Metode modal kerja
1.       Metode keterikatan dana
Periode terikatnya modal kerja yaitu jangka waktu yang diperlukan mulai dari kas ditanamkan ke dalam elemen-elemen modal kerja sampai menjadi kas kembali. Jadi, semakin panjang siklus kerja maka semakin banyak modal kerja yang dibutuhkan.
2.       Metode perputaran modal kerja
·         Perputaran kas = penjualan dibagi rata-rata kas
·         Perputaran piutang = penjualan dibagi rata-rata piutang
·         Perputaran persediaan = penjualan dibagi rata-rata persediaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar